Lewati ke konten utama

2 menit baca

Odontogram, DMF-T, dan OHI-S: Merapikan Pencatatan Pemeriksaan Gigi

Pemeriksaan gigi menghasilkan banyak detail per gigi. Ini cara mencatat odontogram, DMF-T, dan OHI-S agar rapi dan menyatu dengan rekam medis.

Dokter gigi mengisi odontogram saat pemeriksaan gigi pasien

Satu kali pemeriksaan gigi bisa menghasilkan banyak detail sekaligus: kondisi tiap gigi, rencana perawatan, sampai indeks kebersihan mulut. Kalau semuanya dicatat di kertas atau ingatan, riwayatnya cepat berantakan saat pasien datang kembali. Artikel ini membahas cara menjaga pencatatan pemeriksaan gigi tetap rapi dan tersimpan utuh.

Kenapa catatan gigi mudah berantakan

Berbeda dengan pemeriksaan umum, pemeriksaan gigi terikat pada posisi—gigi mana, permukaan mana, dan apa tindakan sebelumnya. Kalau catatan itu berpindah dari lembar ke lembar, kondisi tiap gigi jadi sulit dilacak.

Akibatnya, saat pasien kontrol berikutnya, dokter mengulang pemeriksaan dari awal karena riwayat perawatan tidak mudah ditemukan. Waktu terbuang, dan pasien mengulang cerita yang sama.

Odontogram: memetakan kondisi tiap gigi

Odontogram mencatat kondisi setiap gigi pada satu peta. Karies, tambalan, gigi yang dicabut, sampai rencana perawatan tergambar di posisinya masing-masing, bukan sebagai deretan catatan lepas.

Ketika odontogram menjadi bagian dari rekam medis pasien, riwayatnya ikut tersimpan. Kunjungan berikutnya tinggal melanjutkan dari kondisi terakhir, bukan mulai dari nol.

Indeks DMF-T dan OHI-S: angka yang bisa dipantau

Selain peta gigi, pemeriksaan gigi sering memakai indeks terukur. DMF-T menghitung gigi yang berlubang, hilang, dan ditambal; OHI-S menilai kebersihan mulut. Dicatat konsisten, keduanya membantu memantau perkembangan kondisi pasien dari waktu ke waktu.

Nilai seperti ini lebih berguna kalau tersimpan bersama riwayat pasien, sehingga perubahannya terlihat antar kunjungan tanpa menghitung ulang dari kertas lama.

Menyatu dengan rekam medis, resep, dan kasir

Pencatatan gigi tidak berdiri sendiri. Dari pemeriksaan, biasanya lahir resep, tindakan, dan tagihan. Ketika odontogram dan indeks berada dalam sistem yang sama dengan rekam medis elektronik, semuanya mengalir dalam satu kunjungan—tanpa menyalin ulang data pasien di tiap meja.

DHealthcare menyediakan modul pemeriksaan gigi ini sebagai bagian dari sistem kliniknya. Selengkapnya bisa dilihat di halaman aplikasi klinik gigi. Perlu ditegaskan, sistem membantu mencatat dan menyimpan; penilaian dan keputusan perawatan tetap kewenangan dokter gigi.

Paket yang cocok untuk klinik gigi

Modul pemeriksaan gigi tersedia untuk dokter gigi yang praktik sendiri maupun klinik gigi dengan beberapa dokter. Pemetaan paketnya bisa dilihat di halaman harga, disesuaikan dengan skala tempat praktik.

Mulai dari pencatatan yang rapi

Catatan gigi yang rapi bukan soal menambah pekerjaan, tetapi mengurangi pengulangan. Semakin utuh riwayat pasien tersimpan, semakin ringan pemeriksaan berikutnya.

Ingin mencobanya langsung? Coba DHealthcare gratis.

Siap membuat operasional klinik lebih ringkas?

Coba DHealthcare — SIM Klinik untuk pendaftaran, rekam medis, farmasi, kasir, dan pelaporan dalam satu sistem.

Coba Gratis